Perang Soviet melawan Jepang (1945), pertempuran terakhir di Perang Dunia Dua
Perang Soviet melawan Jepang, adalah pertempuran terakhir dalam Perang Dunia 2. Pasukan Soviet menyerbu Jepang di Manchuria, Sakhalin dan merebut
wilayah yang hilang dalam perang Kekaisaran Rusia vs Jepang tahun
1905. Pihak Soviet juga hendak memenuhi permintaan Sekutu Barat untuk
menyerang Jepang.
Peta serbuan Red Army
Latar belakang dan pembangunan kekuatan
1,577,225 orang infanteri,
26,137 pucuk artileri,
1,852 pucuk artileri dukungan,
5,556 tank dan meriam bergerak
5,368 pesawat
Soviet menyerang wilayah yang dikuasai Jepang di
Cina,Korea, Sakhalin, Manchuria dan Kepulauan Kuril, karena Jepang mengabaikan
seruan Sekutu untuk menyerah dan atas desakan pemimpin Sekutu
Barat. Selain itu juga untuk merebut teritori yang hilang dalam Perang
Rusia-Jepang tahun 1905. Setelah kekalahan Jerman di Stalingrad, Soviet
memindahkan sedikit demi sedikit pasukannya ke Timur Jauh. Setelah
kekalahan Jerman (Victory in Europe), Soviet menyatakan perang melawan
Jepang pada tanggal 9 Agustus 1945.
Kekuatan Soviet:1,577,225 orang infanteri,
26,137 pucuk artileri,
1,852 pucuk artileri dukungan,
5,556 tank dan meriam bergerak
5,368 pesawat
16.000 pasukan Mongolia
Pasukan Soviet dibagi menjadi 3 front, Front Trans-Baikal, Front Timur Jauh ke-1,dan Front Timur Jauh ke-2
Pasukan Soviet dibagi menjadi 3 front, Front Trans-Baikal, Front Timur Jauh ke-1,dan Front Timur Jauh ke-2
Kekuatan Jepang:
1,217,000 orang infanteri
5,360 artileri (kebanyakan ringan)
1,155 tank (kebanyakan tank ringan atau mobil lapis baja)
1,217,000 orang infanteri
5,360 artileri (kebanyakan ringan)
1,155 tank (kebanyakan tank ringan atau mobil lapis baja)
1,800 pesawat (kebanyakan latih atau pesawat kuno,hanya ada 50 pesawat tempur modern)
1,215 kendaraan
1,215 kendaraan
210.000 pasukan Manchukuo dan Mengjiang (200.000 Manchukuo dan 10.000 Mengjiang)
Pertempuran
Strategi pertempuran Soviet adalah serangan kilat dan gerakan menjepit
di area seluas Eropa Barat. Pasukan Soviet dipimpin oleh Marsekal
Aleksandr Vasilevsky .Pasukan Soviet disamarkan pangkatnya dan medalinya
dicopoti. Pasukan Soviet pada awalnya mengira mereka akan menghadapi
pasukan musuh yang jauh lebih kuat. Namun faktanya pasukan Soviet mampu
menerjang dengan cepat, berkat kemampuan infanteri bermobil dan
tank. Pasukan Soviet juga menguasai udara,menurut seorang pasukan
Soviet, udara dipenuhi pesawat Soviet. Intelijen Jepang juga mengira
pasukan Soviet hanya menggunakan divisi senapan dan gagal
mengidentifikasi pembangunan pasukan Soviet di bagian barat dan
mengganggap invasi tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Pasukan Soviet
bergerak sangat cepat, bahkan menurut seorang komandan tank Soviet, mereka
melintasi pegunungan Greater Khingan, yang menurut pasukan Jepang tidak
bisa dilintasi, dalam waktu 3 hari. Pasukan tank Soviet menembus jauh
sehingga perlu disuplai dari udara. Namun pasukan Jepang memang terkenal
sebagai pejuang yang nekat dan berani mati, mereka walaupun kurang
dipersenjatai mampu memberikan perlawanan hebat. Pasukan Soviet juga
menghadapi serangan banzai, namun para penyerang Banzai itu disapu bersih
oleh pasukan Soviet. Namun memang kadang pasukan Soviet juga menghadapi
benteng Tentara Kwantung yang kuat dan perlawanan gigih. Tapi secara umum
pasukan Soviet maju dengan lancar dan disambut sebagai pembebas orang
Korea dan Cina. Pasukan Soviet juga mendaratkan pasukan terjun payung dan
amfibi di Sakhalin dan Korea. Meskipun Hirohito mengumumkan penyerahan
tanggal 15 Agustus, namun buruknya komunikasi membuat pasukan Jepang
tidak mengerti apapun tentang penyerahan Jepang. Pertempuran berlanjut
hingga Agustus 20.Pasukan Soviet juga menangkap Kaisar Puyi dan
membebaskan tawanan perang Amerika yang dimasukkan lagi ke Gulag.
Kehilangan
Soviet: 9.726 terbunuh/hilang, 24.425 terluka
Jepang: 83.727 tewas (Jepang menyebutkan 21.000), 640.276 tawanan perang
Perubahan teritorial dan efek sesudah perang
Uni Soviet memperoleh teritori yang hilang selama perang 1905. Namun
wilayah China dikembalikan ke China. Soviet juga menyuplai persenjataan
eks Tentara Kwantung ke pihak Komunis China dan Korea
Utara. Namun,Soviet juga mengadakan pemerkosaan dan penjarahan. Bagi
orang Soviet, ini adalah pembalasan terhadap Jepang di tahun 1905 dan
pembersihan noda sejarah kekalahan Kekaisaran Rusia. Kini wilayah yang
direbut dalam Perang Soviet melawan Jepang 1945 yang masih dikendalikan
Rusia adalah Sakhalin dan Kepulauan Kuril yang mengakibatkan krisis
Rusia-Jepang. Korea dijadikan negara Korea Utara dan wilayah Manchuria
diberikan ke RRC.
http://www.armchairgeneral.com/rkkaww2/battles/Japan45.htm
http://www.globalsecurity.org/military/library/report/1986/RMF.htm
http://wiki.answers.com/Q/What_was_the_Invasion_of_Manchuria_all_about
http://www.japanfocus.org/-Tsuyoshi-Hasegawa/2501
Sumber:http://yosaphatavtomat.blogspot.com/2011/10/perang-soviet-melawan.html
Komentar
Posting Komentar